Monday, October 23, 2017

PTSP Goes to Mall Hadir di 10 Lokasi.

PTSP Goes to Mall Hadir di 10 Lokasi

www.beritajakarta.id
Reporter : Erna Martiyanti.
Editor : Andry.
Jumat, 20 Oktober 2017
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP) DKI Jakarta kembali akan menggelar PTSP Goes to Mall.
" Sejak April lalu selalu ramai pengunjung dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat"
Kali ini layanan tersebut hadir di 10 pusat perbelanjaan sekaligus.
Kepala DPM dan PTSP DKI Jakarta, Edy Junaedi Harahap mengatakan, melihat tingginya animo warga terhadap PSTP Goes to Mall, maka layanan ini diperbanyak. Menjelang akhir Oktober, layanan tersebut akan digelar serentak di 10 mal.
"Sejak April lalu selalu ramai pengunjung dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat," ujarnya, Jumat (20/10).
Berikut lokasi PTSP Goes to Mall, di Pondok Indah Mall (north skywalk) tanggal 18 dan 25 Oktober pukul 11.00-15.00. Di Gandaria City Mall lantai 1 tanggal 20 dan 27 Oktober 2017 pukul 11.00-15.00. Di Blok M Plaza lantai dasar tanggal 18 sampai dengan 20 Oktober 2017 pukul 10.00-16.00.
Kemudian di Metro Pasar Baru lantai 1 tanggal 18 dan 19 Oktober 2017 pukul 08.00-15.00. Di Plaza Kenari lantai GF, setiap hari Jumat, tanggal 6 sampai dengan 27 Oktober 2017 pukul 13.00-16.00.
Selain itu, di Mall Season City lantai 1 tanggal 18 Oktober dan 25 Oktober 2017 pukul 11.00-15.30. Di Mall Taman Palem pintu selatan lantai 1, tanggal 18 Oktober dan 25 Oktober 2017 pukul 09.00-14.00.
Di Ciputra Mall, tanggal 30 Oktober 2017 sampai dengan 5 November 2017. Di Mall Cibubur Junction lantai LG pintu Selatan, setiap hari Jumat tanggal 20 Oktober sampai dengan 24 November 2017 pukul 13.00-16.00.
Serta di Mall Kelapa Gading lantai Dasar MKG 1, tanggal 27 sampai dengan 29 Oktober 2017 pukul 10.00 sampai dengan 21.00.
"Bulan Oktober ini, PTSP Goes to Mall hadir lebih merata di lima wilayah kota. Diharapkan seluruh warga Jakarta dapat manfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya," tandas Edy.

Friday, October 20, 2017

Sandiaga Ingin Tularkan Jiwa Entrepreneurship ke Anak Usia Sekolah.

Wagub Ingin Sekolah Mulai Melahirkan Mental Entrepreunership

www.beritajakarta.id
Reporter : Oki Akbar.
Editor : Andry.
Kamis, 19 Oktober 2017

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno meyakini angka pengangguran di Ibukota bisa dikurangi dengan melahirkan jiwa entrepreneurship kepada anak-anak usia sekolah.
"Karena itu saya ingin pastikan kepada kepala sekolah mulai dari SMP, SMA dan SMK agar bisa menularkan virus entrepreneurship sedini mungkin"
"Karena itu saya ingin pastikan kepada kepala sekolah mulai dari SMP, SMA, dan SMK agar bisa menularkan entrepreneurship sedini mungkin," ujarnya dalam acara Perkumpulan Gerakan Oke Oce untuk Penanganan Anak Putus Sekolah di Kantor Dinas Pendidikan, Jakarta Selatan, Kamis (19/10).
Sandiaga menjelaskan, dalam program ini, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan berkolaborasi dengan gerakan Oke Oce. Dinas Pendidikan dalam hal ini akan menjadi leading sector untuk menjalankan program menciptakan lapangan usaha bagi generasi muda.
"Dengan pendidikan yang tuntas dan berkualitas, maka akan menghasilkan siswa yang tidak hanya siap bekerja, tetapi siap menciptakan lapangan pekerjaan," katanya.
Ia juga memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menjadi fasilitator untuk menciptakan pusat wirausaha di setiap kecamatan. Pusat wirausaha itu disiapkan untuk merangkul sekaligus memberikan pembinaan kepada para siswa putus sekolah.
"Dengan cara ini, anak-anak yang putus sekolah atau telah lulus bisa disandingkan dengan dunia usaha," tandasnya.

Sudin PE Jaksel Gelar Pelatihan IKM untuk Warga Tebet.

Sudin PE Jaksel Gelar Pelatihan IKM Pada Warga Kecamatan Tebet

www.beritajakarta.id
Reporter : TP Moan Simanjuntak
Editor : F. Ekodhanto Purba
Rabu, 18 Oktober 2017

Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Selatan menggelar pelatihan bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
" Pelatihan dilakukan untuk menambah pengalaman keterampilan dibidang kerajinan"
Kepala Sudin PE Jakarta Selatan, Suryanto mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut digelar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Akasia, KelurahanTebet Barat, KecamatanTebet, Jakarta Selatan.
Pelatihan ini diikuti sebanyak 20 peserta, yaitu penghuni Rumah Susun (rusun), PKK dan warga perwakilan dari setiap kelurahan di Kecamatan Tebet.
"Pelatihan dilakukan untuk menambah pengalaman keterampilan produksi kerajinan," ujarnya, Rabu (18/10).
Ditambahkan Suryanto, pelatihan IKM di bidang kerajinan, seperti membuat tas, dompet dan lain sebagainya ini akan digelar dua tahap. Tahap pertama, dilaksanakan di RPTRA Akasia pada 18-24 Oktober 2017. Tahap kedua, diselenggarakan di RPTRA Teratai, Kelurahan Tebet Timur, pada 26-31 Oktober 2017.
"Dengan adanya pelatihan dapat menumbuhkan wirausaha baru di Jaksel untuk meningkatkan perekonomian," tandasnya.

Tuesday, October 17, 2017

Hari Pertama Bertugas, Anies-Sandi Buka Pelatihan Kewirausahaan.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka pelatihan kewirausahaan di Kantor Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (UMKMP) DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (17/10/2017).













JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno langsung membuka pelatihan kewirausahaan di Kantor Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (UMKMP) DKI Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari pertama bertugas Senin (17/10/2017).  Sekitar 190 warga mengikuti pelatihan tersebut.
Anies mengatakan, pelatihan itu merupakan bagian untuk membesarkan para pengusaha kecil menengah.
"Tujuannya adalah supaya kemajuan ekonomi di Jakarta bisa dirasakan oleh orang lebih banyak dan tanpa harus mengecilkan yang besar, tapi membesarkan yang kecil," kata Anies.
Sementara Sandi mengingatkan Dinas UMKMP DKI Jakarta untuk membekali para peserta pelatihan agar melek teknologi. Teknologi bisa digunakan untuk mengatur sistem pembukuan mereka.

"Jadi hari ini juga ada sistem laporan akuntansi. Jadi untuk UMKM itu harus punya pencatatan pembukuan yang baik sehingga mereka bisa naik kelas," kata Sandi.
Selain pelatihan, para pengusaha UMKM akan diberi akses pinjaman modal yang difasilitasi jaminan kredit daerah (Jamkrida).
Sandi meminta ke depan Dinas UMKMP mendata para pengusaha UMKM di Jakarta. Sebab, penciptaan lapangan pekerjaan akan berbasis data.

Wednesday, October 11, 2017

Sandiaga Akan Integrasikan Program OK OCE dengan Aplikasi "Etanee".


















JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno akan mengintegrasikan program One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship (OK OCE) dengan program-program yang digagas CEO aplikasi "etanee", Cecep M. Wahyudin.

"Diharapkan dengan integrasi dari aplikasi e-commerce dan agribisnis ini etanee yang di-launching hari ini akan bisa menyelesaikan dua permasalahan sekaligus," ujar Sandi, di Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).
Permasalahan yang dapat teratasi menurut Sandi salah satunya adalah penciptaan lapangan kerja karena akan tercipta sebuah ekosistem baru dari cara belanja dan dari pengalaman belanja.

"Dari aplikasi Kang Cecep ini yang bisa diintegrasikan adalah rencana dibangunnya 200 stokis dan 1500 pengemudi yang akan mengantar bisa jadi integrasi dengan OK OCE," sebutnya.

Permasalahan kedua yang akan terpecahkan menurut Sandi adalah masalah stabilitas harga terutama di saat hari-hari besar seperti lebaran seperti saat ini.

"Ini solusi cerdas untuk menyederhanakan rantai distribusi, ini solusi cerdas. Kita harapkan bisa jadi solusi gejolak dan stabilisasi harga," kata dia.
Ia berharap, di kemudian hari akan ada banyak inovasi-inovasi cerdas warga Jakarta untuk menemukan solusi dari permasalahan ibu kota.

"Makanya saya dengan Pak Anies memfokuskan kerja pemerintah yang bersinergi dengan warganya," tutupnya.

Seperti diketahui, etanee merupakan suatu aplikasi belanja online yang fokus pada produk peternakan dan pertanian.

Saat 7-Eleven Melawai Berubah Jadi Festival OK OCE.


Festival OK OCE di 7-Eleven Melawai, Selasa (11/7/2017).












JAKARTA, KOMPAS.com - Toko 7-Eleven di Jalan Melawai Raya yang sudah tutup, pada Selasa (11/7/2017), mendadak ramai diisi oleh stan-stan pedagang OK-OCE.
Ruko yang sempat ditempati 7-Eleven itu milik keluarga wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Adapun OK-OCE merupakan salah satu program yang diunggulkan Sandiaga.

Di atas ruko tersebut merupakan posko pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.
Kini, para pedagang binaan OK-OCE menjual berbagai produk di lokasi itu, mulai dari daging beku hingga pakaian.

"Kita tahu 7-Eleven di sebelah sini nasibnya kurang baik, nah ini sebetulnya di bisnis itu ada kebangkitan dan ada konsolidasi. Di saat 7-eleven konsolidasi, OK-OCE bangkit," kata Sandiaga saat ditemui di lokasi.

Di lokasi tersebut, Sandiaga menyapa satu per satu pedagang yang berjumlah sekitar 50. Dia berkomunikasi dan mengingatkan agar para pedagang tidak terlena pada banyaknya keuntungan berjualan pada saat masa libur Lebaran.

Sandiaga berharap bazaar semacam ini bisa diadakan lebih sering di tempat yang lebih baik. Dia menargetkan ada festival serupa di tempat yang cukup ramai dan diikuti 250 pedagang.

"Sekarang lagi dicek sama tim OK-OCE secara reguler itu berapa mungkin sebulan sekali atau bisa dua minggu sekali diadakan," ujar Sandiaga.

Program OK-OCE Masuk APBD-P, 4.000 Warga Akan Dilatih Wirausaha.


OK-OCE Mart di kawasan Jalan Cikajang, Jakarta Selatan pada Kamis (6/4/2017).













JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi mengatakan program pelatihan kewirausahaan " OK-OCE" sudah dianggarkan dalam APBD-Perubahan DKI 2017.

Program OK-OCE atau one kecamatan one center enterpreneurshipmerupakan program prioritas gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pada tahun ini, akan direkrut ribuan warga dari seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

"Ya paling sekitar 4.000 warga di semua wilayah termasuk Kepulauan Seribu," ujar Irwandi, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (5/9/2017).

Anggaran untuk program tersebut, kata Irwandi, ditetapkan sekitar Rp 1,2 miliar.
Adapun sosialisasi, perekrutan, dan pelatihan akan dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perindustrian dan Energi, serta Dinas Sosial, terhadap 4.000 warga dari target 40.000 warga.
"Nanti dilanjutkan lagi sampai menimbulkan wirausaha baru satu tahun 40.000," ujar Irwandi.

OK OCE Dianggarkan Rp 1,5 Miliar, Kakak Sandiaga Uno Jadi Ketua Tim.

Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno saat acara peresmian OK-OCE Mart kedua di Jakarta pada Kamis (15/6/2017). OK-OCE Mart yang kini diresmikan Sandi berlokasi di sekitar perkampungan nelayan di Jalan Dermaga, Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Program One Kecamatan One Centre for Entrepreneurship ( OK OCE) yang digagas Sandiaga Uno dipastikan masuk dalam APBD-P 2017.
Menurut Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta Irwandi, dalam APBD-P 2017, namanya bukan OK OCE, melainkan Program Pelatihan Kewirausahaan.

"Indra Uno ketuanya. Dia kakak Sandiaga Uno," kata Irwan seperti dikutip dari Harian Warta Kota, Rabu (11/10/2017).
"Ditulisnya Pelatihan Kewirausahaan. Itu rohnya OK OCE. Total anggarannya Rp 1,5 miliar," kata Irwandi lagi.

Irwandi mengatakan, anggaran tersebut cair setelah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2023. Saat ini, tim tersebut sudah turun ke lapangan untuk menyosialisasikan program tersebut.

Irwandi meyakini Indra Uno akan bekerja baik sebagai Ketua ProgramOK OCe. Sebab, menurut dia, Indra memiliki dua latar belakang yang mumpuni, yakni sebagai pengusaha dan akademisi.